Special Untuk Mu

detik ketika Misro berkarya

Penyakit menurut Rasulullah SAW

Allah menciptakan bumi dan segala sisinya ini dengan berpasang-pasangan yakni diantaranya, ada siang ada malam, ada kurus ada gemuk, ada tua ada muda, dan begitu juga dengan sehat dan sakit, karena setiap penyakit itu ada obatnya.

Seperti sabda Rasulullah SAW kepada menantunya Ali r. a, “Wahai Ali, setiap sesuatu itu pasti ada penyakitnya.
Penyakit bicara adalah bohong
Penyakit ilmu adalah lupa
Penyakit ibadah adalah riya’
Penyakit akhlaq mulia adalah kagum pada diri sendiri
Penyakit berani adalah menyerang
Penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian
Penyakit tampan adalah sombong
Penyakit bangsawan adalah membanggakan diri
Penyakit malu adalah lemah
Penyakit mulia adalah menyombongkan diri
Penyakit kaya adalah kikir
Penyakit agama adalah nafsu yang diperurutkan…..
Ketika berwasiat kepada Ali r.a Rasulullah SAW bersabda ” Wahai Ali, orang yang riya’ itu punya tiga ciri, yaitu: rajin beribadah ketika dilihat orang, malas ketika sendirian, dan ingin mendapat pujian dalam segala perkara…”

“Wahai Ali, jika engkau dipuji orang maka berdo’alah, :Ya ALLAH jadikanlah diriku lebih baik daripada yang dikatakanya, ampunilah dosa-dosaku yang tersembunyi darinya dan janganlah kata-katanya mengakibatkan siksaan bagiku…”

Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang sedang resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata, ” Dengarkanlah bacaan Al-Qur’an atau daranglah ke majelis-majelis dzikir atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan ALLAH SWT jika belum terobati juga, maka mintalah kepada ALLAH SWT hati yang lain, karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu…”

Begitulah sekiranya kutipan hadist dan amanah yang diberikan untuk Ali r.a menantu Rasulullah SAW, begitu juga dengan kita yang lemah ini tentunya lebih banyak penyakitnya lagi, untuk itu berhati-hatilah wahai saudaraku dimanapun kamu berada dan kemanapun kamu pergi. mungkin dengan membaca kalimat diatas kita sejenak sadar dan merenungkan tapi beberapa saat kemudian pasti kita lalai seperti halnya kita seperti biasanya lagi, tetap ada penyakit yang masih nempel dihati kita masing-masing.

Semoga menjadi pelajaran untuk kita semua, dan semoga bermanfaat. Amin…

28 Oktober 2009 - Posted by | Artikel Islam | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: