Special Untuk Mu

detik ketika Misro berkarya

Tentang Agama

Kata “agama” berasal dari bahasa Sansekerta agama, yang berarti “tradisi”. Kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar dari kata kerja re-ligare yang berarti mengikat kembali. Maksudnya dengan bereligi, seseorang mengikat kembali kepada Tuhan.

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan pada Tuhan, atau juga disebut dengan nama dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut.

Agama secara umum dipahami sebagai kepercayaan kepada Tuhan, atau sesuatu kuasa yang transendens (jauh di atas pemikiran kita) dan diungkapkan melalui system ajaran, hukum, keumatan dan ibadah. Jadi agama merupakan sistim kepercayaan. Kepercayaan yang hanya melibatkan seorang individu lazimnya tidak dianggap sebagai sebuah agama. Sebaliknya, agama haruslah melibatkan sebuah komunitas manusia.

Secara sosiologis, Agama merupakan suatu sistem sosial yang dibuat oleh penganut-penganutnya yang berpusat kepada sesuatu yang transendens yang dipercayai dan didayagunakan untuk mencapai keselamatan.

Sebenarnya persoalan kerukunan hidup umat beragama bukanlah sesuatu yang baru sama sekali. Ia adalah sesuatu yang didambakan, tetapi sekaligus juga membutuhkan perjuangan berat untuk mewujudkannya. Hal ini tidak terlalu mengherankan, karena gama-agama dapat menimbulkan ketegangan bahkan konflik.
Di Indonesia kita pernah mengalami berbagai pemberontakan yang kelihatannya dimotivasi agama tertentu dan tujuannya seakan memperjuangkan kepentingan agama tersebut. Belakangan ternyata tujuan mereka bukan saja bertentangan dengan tujuan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia, melainkan juga dengan agama itu sendiri. Syukurlah konflik tersebut telah dapat diselesaikan. Namun demikian, kita harus tetap waspada karena terdapat potensi ynag besar untuk tejatuh kedalam konflik-konflik diantara para penganut agama berbeda.

Indonesia adalah sebuah bangsa yang mayarakatnya sangat majemuk, demikian pula agamanya. Maka Indonesia sangat potensial untuk terpecah belah. Pancasila sebagai ideology Negara dan sekaligus sebagai “paying” mengabsahkan bahwa benarlah bangsa ini sebuah KELUARGA BESAR.

Salah satu ciri agama ialah ia berkaitan dengan tatasusila masyarakat. Ini berarti agama bukan saja merupakan soal perhubungan antara manusia dengan Tuhan, tetapi juga merupakan soal hubungan manusia dengan manusia. Ciri-ciri ini lebih menonjol di dalam agama universal, daripada agama folk / agama suku.
Manusia yang tidak mempercayai adanya Tuhan dan menolak semua kepercayaan beragama pula dipanggil ateisme.

Berdasarkan Penyebarannya Agama Dibagi Dalam Dua Golongan :

1. Agama Universal

Merupakan agama-agama yang “besar” dan mempunyai minat untuk menyebarkan ajaran untuk keseluruhan umat manusia. Sasaran agama jenis ini adalah ke semua manusia, Contohnya : Agama Islam, Kristen, Hindhu dan Buddha.

2. Agama Folk : Agama Suku

Merupakan agama yang ada khusus pada suatu tempat dan suku tertentu dan tidak mempunyai sifat dakwah seperti agama universal. Amalannya hanya terhadap kepada etnik tertentu. Contohnya : agama rakyat China / Taoisme, Kaharingan di Kalimantan.

Dari Segi Rujukan

Semua agama menganggap ajarannya kudus. Kekudusan itu berpuncak pada satu sumber yang kudus juga. Dari segi sumber, agama-agama di dunia dibagi dua jenis :
1. Agama bersumberkan Wahyu
Merujuk agama yang menuntut dirinya sebagai agama yang diturunkan dari Tuhan sendiri. Penurunan ini biasanya melalui seorang Rasul. Contohnya : agama Islam, Yahudi, Kristen.
2. Agama Budaya
Merujuk kepada agama yang tidak menuntut kepada sumber Wahyu. Agama ini merujuk kepada pelbagai sumber seperti pembuktian, tradisi, falsafah dan sebagainya. Contohnya : agama Buddha, Hindhu.

Sedikit yang bisa saya sampaikan tentang konsep suatu agama dan macam-macamnya.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat….

30 September 2009 - Posted by | Sejarah | , , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: